Bahan Komposisi Pada Produk Olahan Daging
Penulis: Rio Dwisandy Studio
Produk oleh Favorite Meat Processing - Bali
Salah satu cara menentukan kategori bahan non-meat adalah melalui sumbernya, yaitu:
Produk Favorite memiliki komposisi daging minimum 75% dengan dan bahan-bahan natural maksimal 25%. Kami selalu memastikan bahwa kualitas produk selalu terjaga untuk memberikan daging olahan dengan kualitas premium. Jadi tidak usah khawatir lagi mengenai kualitas dan rasa dari produk kami. Apalagi karena bahan-bahan tambahan yang kami gunakan merupakan bahan yang natural dan aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. Pastinya juga dengan daging yang asli dengan jumlah rasio yang lebih banyak dibandingkan kebanyakan produk lain. Sehingga rasa dan nutrisi daging akan lebih terasa.
Produk oleh Favorite Meat Processing - Bali
Sudah menjadi rahasia umum
bahwa produk daging yang diproses tidaklah murni 100% daging. Bahan utama nya
tetaplah daging, tapi ada bahan-bahan lain yang dicampurkan untuk berbagai
tujuan tertentu. Ada yang berfungsi untuk menambah citarasa, ada pula yang
untuk alasan-alasan lainnya. Di kesempatan kali ini kita akan membahas
bahan-bahan tersebut beserta fungsi nya.
![]() |
Daging dan komposisi lain. (Foto oleh anthonynchandlerphotography.files.wordpress.com) |
Salah satu cara menentukan kategori bahan non-meat adalah melalui sumbernya, yaitu:
- Bahan kimia
- Tanaman
- Hewan
Kategori klasifikasi lainnya adalah, apakah
mereka merupakan bahan aditif atau makanan, atau memiliki fungsi atau tidak.
Bahan aditif biasanya
tidak di konsumsi secara mentah-mentah, namun berguna sebagai zat tambahan pada
makanan untuk menciptakan karakteristik dan kualitas tertentu pada makanan
(seperti rasa, aroma, warna, dan lainnya). Contoh dari bahan aditif adalah
garam, bumbu rempah-rempah dan bahan kimia lainnya.
Sebaliknya untuk bahan
makanan (Full food ingredients),
mereka adalah bahan-bahan yang bisa berdiri sendiri sebagai makanan. Contohnya
adalah sayuran, telur, tepung, dan masih banyak lagi.
Kebanyakan dari
bahan-bahan ini bersifat fungsional, dimana masing-masing memiliki kemampuan
untuk menunjukan atau meningkatkan kualitas dari karakteristik tertentu. Sifat
fungsional dari bahan-bahan mempengaruhi:
- Rasa
- Warna
- Tekstur
- Kandungan air
- Lemak
- Ketahanan
Namun dari bahan-bahan
yang fungsional ini, ada pula kelompok bahan yang tujuan utamanya bukan untuk
mengubah penampilan ataupun meningkatkan kualitas. Tetapi untuk menambah volume
dari produk daging. Bahan-bahan ini disebut dengan meat extender dan juga fillers
(pengisi). Tujuan utama nya adalah membuat produk daging dengan biaya yang
lebih rendah. Meat extender dan fillers contohnya adalah sereal, kacang
polong, sayuran, akar dan umbi yang digunakan dalam jumlah yang lebih besar.
Meat extender bahan utamanya adalah protein tumbuhan dari berbagai kacang-kacangan, dan
kacang kedelai menjadi sumber utamanya. TVP (Textured Vegetable Protein) adalah tepung dari kacang kedelai yang
dihilangkan lemaknya, namun memiliki kandungan protein yang hampir sama dengan
daging. Inilah bahan yang paling umum digunakan. Protein dari tumbuhan yang
lebih murah bisa "memperbesar" (extend)
protein daging yang lebih mahal, sehingga bisa menghasilkan jumlah protein yang
banyak dengan biaya daging yang lebih rendah. Extender ini memang ditambahkan ke dalam kandungan daging untuk
menambah volume nya, namun ini juga bisa mengubah kualitas daging. Untuk
protein hewani, susu dan telur bisa juga digunakan sebagai meat extender. Di beberapa
negara, pencampuran daging dengan ikan juga menjadi populer.
Filler kebanyakan
berasal dari zat tumbuhan, rendah dalam protein tapi tinggi karbohidrat seperti
sereal, umbi dan sayuran lalu juga produk seperti tepung. Produk daging yang
murni sangat rendah karbohidrat. Karena itu penambahan zat yang kaya
karbohidrat tidaklah "memperbesar" campuran daging (yang terdiri dari
protein), tetapi menjadi komponen baru yang "mengisi" volume dari
produk. Terlepas dari kapasitas tambahan volume nya, beberapa filler - khususnya tepung - juga
digunakan karena kemampuannya menyerap jumlah air yang berlebih.
Perlu diingat bahwa extender dan filler bukanlah bahan-bahan yang standar dalam pengolahan daging.
Faktanya, produk berkualitas tinggi dihasilkan tanpa bahan-bahan tersebut.
Tetapi bahan-bahan ini berguna untuk mengurangi biaya produksi dengan tetap
menghasilkan produk yang bernutrisi. Produk dengan bahan-bahan ini juga berguna
untuk menyediakan protein hewani yang berharga untuk konsumen yang kurang mampu
untuk mengkonsumsi daging secara reguler.
![]() |
Perbandingan komposisi daging dan bahan lainnya. (Ilustrasi oleh Rio Dwisandy Studio) |
Produk Favorite memiliki komposisi daging minimum 75% dengan dan bahan-bahan natural maksimal 25%. Kami selalu memastikan bahwa kualitas produk selalu terjaga untuk memberikan daging olahan dengan kualitas premium. Jadi tidak usah khawatir lagi mengenai kualitas dan rasa dari produk kami. Apalagi karena bahan-bahan tambahan yang kami gunakan merupakan bahan yang natural dan aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. Pastinya juga dengan daging yang asli dengan jumlah rasio yang lebih banyak dibandingkan kebanyakan produk lain. Sehingga rasa dan nutrisi daging akan lebih terasa.
Favorite Meat Processing
Premium Class
100% Halal & HACCP Certified
"When meat gives you inspiration"
Address
Premium Class
100% Halal & HACCP Certified
"When meat gives you inspiration"
Address
Jl. Mertasari 88-89 Sidakarya, Denpasar - Bali, Indonesia
Tlp. 0361 725 378 / 723 666. Fax. 0361 725 372
Sosial Media
Fanpage: Favorite Meat Processing
Instagram: favorite.meat.processing
Website: www.favorite.co.id
Komentar
Posting Komentar